Tuesday, October 16, 2018

Sabarlah! Ujian Mengandung Kasih Sayang Allah


Di dalam menjalani hidup dan kehidupan pastinya kita ada mendapatkan cobaan, rintangan dan ujian dari Allah SWT.
Allah SWT berfirman:

وَلَـنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَـوْفِ وَالْجُـوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ  الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ۗ  وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ 

"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,". (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 155)

Berdasarkan firman Allah diatas dapat kita ambil 4 kesimpulan :


1. Setiap hamba yang beriman pasti akan diberikan cobaan oleh Allah Ta’ala


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cobaan adalah sesuatu yang dipakai untuk menguji (ketabahan, iman, dsb).


Plato mengutip kata-kata dari Socrates di dalam bukunya Dialogues dan Apology, “The unexamined life is not worth living for man”, “Kehidupan yang tak teruji bukan kehidupan yang berharga bagi seseorang”.


2. Cobaan yang diberikan tidak melampaui batas kemampuan hamban-Nya.


Allah SWT berfirman:

..لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا  ۗ  
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya...
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 286)

3. 5 bentuk cobaan yang diberikan Allah


Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abu bakar Al qurtubi dalam kitabnya al-Jami' Li ahkami Al-Qur'an menjelaskan ada 5 macam cobaan yang terkandung dalam ayat tersebut:


a. Cobaan Pertama, ujian ketakutan. Ibnu Abbas mengatakan maksudnya adalah rasa takut oleh musuh dan kegoncangan saat di medan perang. Imam Syafi’i mengatakan maksudnya rasa takut oleh Allah ‘azza wajalla. 


b. Kedua, ujian kelaparan. Artinya Allah memberikan ujian dengan rasa lapar yang luar biasa karena penyakit kekeringan dan kemarau. Imam Syafii mengatakan ujian rasa lapar pasti akan Allah berikan kepada setiap mukmin saat bulan Romadhan, yakni saat mereka melaksanakan kewajiban ibadah puasa. 


c. Ketiga, ujian kekurangan harta. Maksudnya kurang harta disebabkan oleh sibuknya berperang memerangi orang kafir, sehingga membuat mereka sedikit memiliki kesempatan untuk berdagang dan bekerja. Imam syafi’I mengatakan maksudnya adalah berkurangnya harta disebabkan kewajiban mengeluarkan zakat. 


d. Keempat, ujian kekurangan jiwa. Ibnu Abbas berkata, berkurangnya jiwa karena kematian baik di medan jihad ataupun karena pembunuhan. Sedangkan Imam Syafii berkata, berkurang jiwa karena kematian yang disebabkan penyakit.


e. Kelima, ujian kekurangan buah-buahan. Imam Syafi’i berpendapat bahwa maksud “buah” dalam ayat ini adalah anak, yakni buah hati. Artinya, akan ada ujian yang ditimpakan dengan meninggalnya buah hati mereka yang sangat mereka cintai. Ibnu Abbas mengatakan, maksud ayat ini adalah berkurangnya tumbuh-tumbuhan dan hilangnya kebarokahan.

4. Semua ujian tersebut diatasi yang diberikan kepada mukmin adalah untuk membedakan kualitas hambanya.


Hadits Anas bin Malik, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ 
سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ
“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa siapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah no. 4031, hasan kata Syaikh Al Albani).

Kalau kita melihat contoh fakta yang tejadi sekarang ini maka akan kita dapati beberapa keterangan seperti, Kekeringan di timur tengah dan Afrika utara yang diberitahukan oleh organisasi pertanian dan pangan (FAO) PBB, Jum'at (15/6) lebih 40 tahun terakhir kedua tempat ini selalu dilanda kekeringan dan termasuk tempat yang terendah memperoleh air bersih di dunia.


Selain itu, Laman web koran online Sindonews.com -sabtu 14 oktober 2018 mengabarkan bahwa  pada hari Jumat kemarin terjadi demo yang merupakan lanjutan dari aksi "Great Return March", yakni aksi besar-besaran warga Palestina yang menuntut hak kembali ke rumah dan tanah mereka yang diduduki Israel. Para warga Palestina diusir dan rumah dan tanah mereka ketika Israel mempersiapkan berdirinya negara tersebut puluhan tahun silam. Selain tujuh orang ditembak mati, insiden kemarin juga menyebabkan 252 warga Palestina terluka, 50 anak-anak, 10 wanita dan satu wartawan.


Ujian adalah kepastian yang harus kita sikapi dengan kesabaran karena kalau tidak maka selain murka yang kita dapatkan juga akan timbul banyak kerugian yang berujung dengan penyesalan. Selain itu kita juga harus bersyukur karena masih ada orang-orang yang mendapat cobaan lebih berat lagi.

No comments:

Post a Comment